Kulangkahkan kakiku dengan berat dan gontai, tak terasa akhirnya aku sampai juga di halte yang kutuju lalu kuhempaskan badanku yang sudah lemah ke kursi besi halte tersebut. Hukh capebanget aku hari ini, kerjaan dikantor begitu menumpuk belum lagi si bos marah – marah aja kerjaannya… gak tau apa kalau orang sedang banyak masalah…. Dindin… hai Sophie nunggu bis koq sambil bengong ayo naik ku antar pulang… ternyata dino tetanggaku, akhirnya aku pulang bersama dia sore itu…Pagi-pagi buta aku sudah siap berangkat untuk mengejar bis karyawan yang biasa ku tumpangi karena kalau aku kesiangan dikit aku pasti telat sampai kantor dan aku gak bisa ngirit gajiku…. Jam 8 aku sudah tiba di kantor, pagi itu aku melakukan pekerjaanku seperti biasa… tiba-tiba HP ku berbunyi…. Wah ternyata telpon dari orang tuaku di kampung…. Aku lemas mendengar suara ibuku yang menangis sejadi – jadinya, ku coba tanyakan gak ada jawaban ku coba menenangkan malah tambah histeris… ada apa dengan ibuku???? Aku adalah anak pertama dari empat bersaudara jadi tanggung jawab keluargaku sebagian aku yang pikul… belum lagi aku dijakarta ini ngekos jadi sudah otomatis aku harus membiayai diriku sendiri dan keluargaku dikampung. Hari ini aku belum mendapat penjelasan dari ibuku tapi telpon dari ibuku tadi membuat aku jadi penasaran sampai aku gak bisa konsen, lalu aku coba telpon ke rumah tapi gak ada yang menjawab…Pagi itu aktivitas aku lakukan seperti biasa, tiba – tiba …. Sophie!!!!!!!!!! Ya pak, spontan ku jawab teriakan bos ku tadi… aku degdegan, ada apa pagi – pagi koq si bos dah teriak – teriak…. Aku masuk keruangannya.. ternyata aku di maki habis olehnya, oh Tuhan aku telah melakukan kesalahan besar.. aku teledor sehingga perusahaan rugi besar…akhirnya aku kena SP… Sorenya aku pulang dengan hati sangat sedih…. Tuhan apa yang terjadi pada diriku???????hanya itu yang bisa terucap dari mulutku.. Tiba di rumah Hp ku berbunyi ternyata ibuku lagi yang menelpon… Lagi – lagi ibuku hanya menangis, ku tanya berkali – kalipun tak dijawabnya… akhirnya ku putuskan untuk pulang kampung di akhir pekan ini… Akhirnya semua keluarga berkumpul untuk membicarakan apa yang terjadi dikeluargaku… Oh Tuhan jantungku rasanya mau copot ketika ibuku mulai menjelaskan permasalahan yang terjadi… aku coba untuk tegar tapi aku tak bisa membendung air mataku… aku menangis dengan menahan amarah… Rony… kekasihku yang ku percaya yang ku harap dia akan setia saat aku dijakarta ternyata mengkhianati cinta kami…tapi gak cuma segitu aja, perempuan yang dia setubuhi itu adalah adikku Leny dan sekarang adikku hamil…Dunia seakan mau runtuh saat kenyataan itu terjadi… apa yang harus ku lakukan Tuhan.... Akhirnya harus ku relakan semuanya… merekapun menikah… Aku kembali kembali kepada aktivitasku seperti biasa, setelah berjalan 6 bulan dan aku sudah menerima semuanya tiba – tiba ibu telepon … dan dia menangis lagi saat itu ku paksa dia cerita dan akhirnya akupun terdiam ternyata ibuku membawa berita buruk lagi pernikahan adikku ternyata tidak bahagia, Rony sering berbuat kasar dan sering bermain perempuan… Ya ampun dan yang lebih menyakitkan lg adikku tak bisa menahan derita itu akhirnya dia mengalami gangguan jiwa padahal saat itu dia sedang hamil 8bulan….Sebulan kemudian adikku melahirkan, bayinya selamat dia perempuan dan di beri nama Vinka tapi Tuhan berkendak lain adikku meninggal saat melahirkan Vinka…Setelah itu ibuku yang merawat Vinka, Ronypun pergi dan menikah lagi dengan perempuan lain… Aku masih punya 2 adik lagi dan kebetulan mereka berdua laki – laki… tapi mereka sangat bandel dan gak bisa diharapkan, adikku yang bontot menyusul Leny dia meninggal karena over dosis… tinggal adikku yang satu diapun kabur dan entah dimana sekarang… Ayahku yang ku kagumi ternyata tak seperti yang tampak di luar ternyata diapun punya istri simpanan… Mendengar hal itu ibu kena stroke dan akhirnya meninggal kemudian ayahkupunpergi ke istri keduanya… Akhirnya kubawa Vinka tinggal bersamaku di Jakarta, aku berjanji akan merawat Vinka seperti anakku sendiri… Oh Tuhan begitu tragisnya jalan hidupku, tapi aku percaya Tuhan mempunyai maksud dengan apa yang aku alami dan Tuhan gak akan memberikan cobaan melampaui batas kemampuan umatnya…Aku percaya nanti akupun akan merasakan semua indah pada waktunya.
Seseorang yang sangat ingin membahagiakan orang yang ada bersamanya... paling tidak bisa bila melakukan kesalahan yang mengakibatkan orang lain terluka..
wah...boleh juga tuh cerpennya...jangan brenti berkarya ye...GBU
BalasHapus